hamparan luas membiru
tak ternoktah awan pun mega
hanya lengkung kecil pucat bergaris
hiasi cerah merona langit ku
ahh....
mengapa seolah silau aku menatap nya
tak dapat ku rasakan keindahan semesta
hanya seolah fatamorgana imaji ku
yang tertahan pada tebing endapaan lara ku
sungkawa kini merujuk sukma
imbas torehan luka pedih kan hati
ucap mu begitu mennyayat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar